Komplikasi

Jika dibiarkan berlarut dan tanpa perawatan, seringkali penyakit diabetes akan menimbulkan komplikasi di dalam tubuh si penderita. Komplikasi adalah keadaan di mana seseorang menderita penyakit/kondisi lain yang diakibatkan oleh penyakit yang sedang dideritanya.

Komplikasi akut

Komplikasi yang muncul dalam waktu cepat dan bahkan bisa menyebabkan kematian disebut sebagai komplikasi akut. Diabetes punya dua komplikasi akut, yakni hipoglikemia dan ketoasidosis.

Hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah penderita terlalu rendah. Kondisi ini bisa terjadi apabila penderita melakukan aktivitas fisik (olahraga) yang berat namun makanan yang dikonsumsi terlalu sedikit.
Biasanya badan akan terasa lemas, pusing, gemetar, berkeringat dan detak jantung menjadi lebih cepat. Bahkan pada kondisi tertentu dapat menyebabkan si penderita pingsan.

Jika terjadi hal seperti ini, segera hentikan aktivitas yang sedang dilakukan, minum segelas teh manis atau kulum beberapa butir permen, dan segera bawa ke rumah sakit jika mengalami pingsan.

Sedangkan Ketoasidosis merupakan kondisi di mana kadar gula darah penderita justru terlalu tinggi tetapi hormon insulin di dalam tubuh tidak cukup. Jadi tubuh  terpaksa menggunakan lemak sebagai sumber pembentukkan energi. Hasil proses tersebut menghasilkan zat yang bernama keton. Dalam jumlah cukup banyak Keton akan berbahaya bagi tubuh, bisa membuat pingsan bahkan bisa berujung kepada kematian.

Komplikasi kronis

Selain komplikasi akut ada komplikasi kronis yang mengintai para penderita diabetes jika tidak ditangani dengan benar. Memang, tidak seperti komplikasi akut komplikasi kronis bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga tahunan untuk terlihat efeknya. Tetapi komplikasi kronis ini justru bisa fatal akibatnya, karena bisa mengakibatkan disabilitas kepada si penderita.

Serangan Stroke, penyakit jantung, amputasi pada anggota tubuh adalah penyakit yang timbul akibat komplikasi kronis. Belum lagi potensi impotensi pada pria, lalu kerusakan ginjal hingga ancaman kebutaan akibat glaukoma bisa terjadi pada penderita Diabetes Melitus Tipe-2 (DMT2).

“Diabetes memang tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikontrol. Sehingga kadar gula darah tetap dalam kadar normal dan tidak menyebabkan komplikasi”.


Bagikan ke Apps Lain